6 menit baca··14.200 pembaca

Panduan Pajak THR 2026: Mengapa Potongan PPh 21 TER di Bulan Hari Raya Lebih Besar?

Banyak karyawan terkejut melihat slip gaji saat THR cair karena potongan pajaknya melonjak drastis. Ini penjelasan teknis mekanisme tarif TER PP 58/2023 dan cara menghitung hak THR bersih Anda.

A

Ali Alfatih

Editor & Peneliti Konten · Senara Redaksi

Bagikan Artikel:
Panduan Pajak THR 2026: Mengapa Potongan PPh 21 TER di Bulan Hari Raya Lebih Besar?
Foto / Ilustrasi: Senara Creative Hub · Panduan Berita Terverifikasi

Mengapa Potongan Pajak Bulan THR Melonjak?

Sejak berlakunya PP No. 58 Tahun 2023 dan PMK No. 168 Tahun 2023, perhitungan PPh 21 bulanan menggunakan skema Tarif Efektif Rata-rata (TER). Pada bulan pembagian THR, penghasilan bruto rutin digabungkan dengan nominal THR. Akumulasi ini mengerek total penghasilan kotor ke bracket tarif persentase yang jauh lebih tinggi.

Hak Normatif THR Menurut Permenaker 6/2016

Pekerja dengan masa kerja 12 bulan berturut-turut berhak atas 1 bulan upah (Gaji Pokok + Tunjangan Tetap). Bagi pekerja yang memiliki masa kerja 1 bulan atau lebih namun kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional (prorata) dengan rumus: (Masa Kerja / 12) x 1 Bulan Upah.

Simulasi Interaktif Terkait Panduan Ini:

Kalkulator Pajak THR (PPh 21 TER)

Simulasi THR bersih & potongan pajak berdasarkan Permenaker 6/2016 & PP 58/2023

TER 2026 Ready
Rp
Rp

*Tunjangan tetap yang tidak dipengaruhi kehadiran (misal tunjangan jabatan atau perumahan).

12 Bulan (THR Penuh)
1 bln (Baru Masuk)6 bln (0.5x Gaji)12+ bln (1x Gaji Penuh)
Catatan Skema TER Hari Raya:

Potongan pajak dihitung dari selisih PPh 21 TER atas (Gaji Rutin + THR) terhadap PPh 21 gaji rutin biasa. Angka ini merupakan estimasi withholding bulanan dan dapat disesuaikan pada rekonsiliasi tahunan (SPT PPh 21 Masa Desember).

Estimasi Uang Masuk Rekening:
Rp 8.336.250
THR Bersih (Take-Home THR)
Upah Dasar Sebulan:Rp 9.500.000
Hak THR Kotor:Rp 9.500.000
Pajak PPh 21 TER atas THR:- Rp 1.163.750 (12.3%)
THR Bersih Diterima:Rp 8.336.250
Cek Simulasi Gaji Bulanan Rutin
Bagikan Artikel:
A

Ali Alfatih

VERIFIED AUTHOR

Editor & Peneliti Konten

Penulis dan periset di Senara yang fokus mengulas dinamika dunia kerja, kebijakan perpajakan PPh 21, beasiswa, dan panduan karier praktis untuk generasi muda Indonesia.

Buletin Taktis Senara

Suka panduan seperti ini? Dapatkan edisi lengkap setiap pekan 📬

Kami mengirimkan ringkasan peluang beasiswa, kalkulator karier baru, dan wawasan kerja mandiri langsung ke inbox Anda. 100% gratis, tanpa spam, berhenti langganan kapan saja.

Artikel & Panduan Terkait

Lihat Semua di Karier & Gaji